Uniqmanusia’s

Tinta Kecil Luapan Hati Anak Manusia

Wajah Baru

Setelah lama vakum dengan membiarkan blog ini tak bertuan, kini rasanya merasa miris sendiri. Disaat orang lain, memerhatikan blog mereka, meramaikan isinya dengan beraneka ragam tulisan yang ciamik,  diri ini malah tak dapat dengan lihai mengetikkan kata-kata nun indah, tapi biarlah. Alam bisa karena biasa.

Yach, inilah keputusan,
Perlahan tapi pasti mimpi itu akan terwujud, InsyaAllah…

Tinggalkan komentar »

Cinta VS Persahabatan

Dua sisi yang saling berkaitan satu dengan lainnya.
Ya, antara Cinta dengan Persahabatan.
Mampukah anda membayangkan Persahabatan tanpa Cinta?

Persahabatan dan Cinta adalah teman terbaik kerana dimana ada Cinta, Persahabatan selalu berada disampingnya. Dan dimana Persahabatan berada, Cinta selalu tersenyum ceria dan tidak pernah meninggalkan Persahabatan.Pada suatu hari, Persahabatan mula berpikir bahwa Cinta telah membuat dirinya tidak mendapat perhatian lagi karena Persahabatan menganggap Cinta lebih menarik daripada dirinya.

?Hhem mm mm? Seandainya tidak ada Cinta, mungkin aku akan menjadi lebih terkenal, dan lebih banyak orang memberi perhatian kepadaku.? pikir si Persahabatan. Sejak hari itu, Persahabatan memusuhi Cinta. Ketika Cinta bermain bersama Persahabatan seperti selalu, Persahabatan akan menjauhi Cinta. Apabila Cinta bertanya kenapa Persahabatan menjauhi dirinya, Persahabatan hanya memalingkan wajahnya dan beredar pergi meninggalkan Cinta.

Kesedihan pun menghampiri Cinta dan Cinta tidak sanggup menahan air matanya dan menangis. Kesedihan hanya dapat termangu memandang Cinta yang kehilangan teman baiknya. Beberapa hari tanpa Cinta, Persahabatan mulai bergaul rapat dengan Kecewa, Putus asa, Kemarahan dan Kebencian.

Persahabatan mulai kehilangan sifat manisnya dan orang-orang mulai tidak menyukai Persahabatan. Persahabatan mulai dijauhi dan tidak lagi disukai.Walaupun Persahabatan cantik, tetapi sifatnya mulai memuakkan.Persahabatan menyadari bahwa dirinya tidak lagi disukai lantaran banyak orang yang menjauhinya. Persahabatan mulai menyesali keadaannya, dan saat itulah Kesedihan melihat Persahabatan, dan menyampaikan kepada Cinta bahwa Persahabatan sedang dalam kedukaan.

Dengan segera Cinta berlari dan menghampiri Persahabatan. Saat Persahabatan melihat Cinta menghampiri dirinya, dengan air mata yang berlinang Persahabatan pun meluapkan seribu penyesalannya meninggalkan Cinta.

Dipendekkan cerita, Persahabatan dan Cinta kembali menjadi teman baik. Persahabatan kembali kepada pribadi yang menyenangkan dan Cinta pun kembali tersenyum ceria. Semua orang melihat kembali kedua teman baik itu sebagai berkat dan anugerah dalam kehidupan.

Moral:
Mampukah Persahabatan tanpa Cinta?
Mampukah Cinta tanpa Persahabatan?

Sering kali ditemui banyak orang yang coba memisahkan Persahabatan dan Cinta karena mereka berfikir, ?Kalau Persahabatan sudah disulami dengan Cinta, pasti akan jadi sulit!?. Terutama bagi mereka yang menjalin persahabatan antara seorang pria dan wanita.

Persahabatan merupakan bentuk hubungan yang indah antara manusia, di mana Cinta hadir untuk memberikan senyumnya dan mewarnai Persahabatan. Tanpa Cinta, Persahabatan mungkin akan diisi dengan Kecewa, Benci, Marah dan berbagai hal yang membuat Persahabatan tidak lagi indah. Berhentilah membuat batas antara Cinta dan Persahabatan, biarkan mereka tetap menjadi Teman baik. Yang harus diluruskan adalah Cinta bukanlah perusak Persahabatan, Cinta memperindah persahabatan anda.

Seringkali Cinta cuma dijadikan kambing hitam sebagai perusak sebuah persahabatan. SALAH BESAR !!! Seharusnya dengan adanya Cinta, persahabatan akan semakin menyenangkan. Buat teman-teman yang sedang menjalin Persahabatan. Penuhilah persahabatanmu dengan Cinta, berikanlah Cinta yang terbaik untuk sahabatmu.

Buat teman-teman yang sedang mengalami guncangan dalam persahabatan, jangan salahkan Cinta! Tetapi cobalah perbaiki persahabatanmu dengan cinta karena cinta akan menutupi segala kesalahan, mengampuni dengan mudah dan membuat segala sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin.

Buat teman-teman yang belum mengerti arti Persahabatan, cobalah memulai sebuah persahabatan. Dengan persahabatan kalian akan semakin dewasa, tidak egois dan belajar untuk mengerti bahwa segala sesuatu tidak selalu terjadi sesuai dengan keinginan kita.

Buat teman-teman yang sedang kecewa dengan Persahabatan. Renungkanlah;?
Apakah saya sudah menjalani Persahabatan dengan benar??
Dan cobalah memahami arti persahabatan buat hidupmu. Keinginan, semangat, pengertian, kematangan, kelemahlembutan dan segala hal yang baik akan engkau temui dalam persahabatan.

Note : Dari seorang teman yang jauh di sana….

Tinggalkan komentar »

Mata Elang Itu Membius…

Surabaya 30 Oktober

Awalnya diri ini merasakan tak ada yang teristimewa untuk minggu ini. Selain memunaikan kewajiban-kewajiban yang telah menyita seluruh pikiran diri ini. Di hari itu, seperempatnya telah diri ini lalui dan kesemuanya sama seperti biasa.Tak ada teristimewa.

Jengah dengan keadaan yang sama. Akhirnya diri ini memutuskan untuk merehatkan diri ini sejenak di rumah singgah selama berjuang di Kampus Perjuangan. Dan setelah cukup lama, merehatkan beban pikiran serta merta pula diri ini untuk bergabung lagi dengan mereka. Keluarga kedua di kota Pahlawan.

Lagi, tak ada yang teristimewa. Tiap insan sibuk dengan kepentingan masing-masing. Hanya bunyi tuts keyboard yang terdengar. Bosan. Jengah. Pasti. Hingga pertemuan kecil itu baru dimulai ketika terik matahari telah menyingsing.

Lagi, lagi. Tak ada yang teristimewa. Pertemuan itu masih tetap sama. Gelak canda dan tawa hangatnya keakraban tiap insan masih tetap sama. Langgeng. (Alhamdulillah, semoga untuk selamanya). Tapi seketika jua di sela-sela pertemuan itu diri ini merasakan ada yang teristimewa. Walaupun itu tak berlangsung lama. Mungkin bagi yang lain itu tak bermakna namun bagi diri ini kala itu amat berarti.

Sorot mata elang itu sangat tajam. Diri ini merasakannya. Di kala sepersekian detik mata sayu ini sempat beradu pandang dengan mata elanng itu. Langsung seketika pertanyaan dalam benak diri ini pun bermunculan.

“Apa maksud dengan tatapan itu?, Apakah sudah lama dirinya memandangi diri ini?, Adakah yang salah dari diri ini?, Mengapa mata elang itu menatap diri ini setajam itu???”

Detik berganti menit, menit pun berganti jam. Di tenngah menjemukannya pertemuan siang itu, diri ini pun tenggelam dengan pertanyaan yang tak jua diri ini temukan jawabannya. Hingga kekonyolan-kenyolann kecil dari pertemuan itu membangunkan diri dari lamun yang tak berujung.

Hingga untuk kedua kalinya, diri ini menemukan lagi mata elang itu lekat menatap diri. Seakan membius mangsanya, tatapan itu taja, tapi tak banyak orang yang tahu.

Duhai…Elang….

Adakah yang dirimu sembunyikan…

Jika, firasat ini benar….

Beri tahukan apa rahasia itu….

Agar diri ini tak semakin larut dengan tanya…..

(NB:Terinspirasi dari suatu kisah seorang teman)

2 Komentar »

Hanya Raga Tanpa Jiwa

Rasanya beban diri ini terasa terlalu berat. Badai itu terus saja menghujani diri. padahal tak ada amunisi bahkan benteng pertahan ndiri p[un tak ada. Air mata saja, rasanya tak cukup, pernah terlintas untuk berbagi dengan yang lainnya. tapi ketika diri ini memutuskan untuk berbagi dengan yang lain. Yang diri ini dapatkan bukanlah solusi dari masalah diri ini atupun sekedar motivasi untuk berjuang menghadapinya. Melainkan gelegar petir yang menyambar di tengah teriknya panas matahari.

Ouwh….rasanya benar-benar sakit dan tak percaya. Mungkin “saking” sakitnya hingga air mata ini seakan enggan lagi untuk meneteskan bulir-bulirnya di pipi kala itu. mungkin orang lain, akan menganggap bahwa diri ini kokoh hingga mereka seakan tak lagi peduli dengan rasa sakit yang diri hadapi.

Tapi sungguh, diri ini benar-benar rapuh bahkan seakan-akan diri ini tak dapat lagi berdiri dengan tegak, memantapkan langkah untuk meraih masa depan pun sekan berlalu begitu saja. namun di sisi lain, diri ini harus memainkan peran yang lain dengan memberikan lakon sebaiknya-baiknya lakon. Karena di luar sana berjuta-juta “penonton” berharap-harap dengan cemas menunggu atraksi selanjutnya.

Hhhhh…..sungguh diri ini gamang dan juga bingung, apa yang seharusnya diri ini perbua serta tak tahu langkah mana yang yang harus di ambil. rsa takut itu terus saja membayang-bayanggi diri di setiap jejak langkah.

Hingga diri ini pun tersadar bahwa, hanya ada satu tempat untuk melabuhkan segala masalah. tak peduli ringan ataupun beraty sekalipun. Karena memang hanya Dialah sejatinya tempat berlabuh segala jenis perahu. dan diri ini yakin seyakin-yakinya. Dia akan mampu problem solver dengan caraNya Yang Maha Agung .

“Ya Rabb…..Hamba mohon kuatkanlah hamba untuk menghadapi segala cobaan Mu serta berikanlah petunjuk Mu agar hamba Mu ini dapat melalui ujian Mu”

3 Komentar »

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

1 Komentar »