Uniqmanusia’s

Tinta Kecil Luapan Hati Anak Manusia

Ilalang dan Sang Kembara Angin

Lama sekali jemari ini tak bermain dengan huruf, merangkainya menjadi sebuah kata yang kemudian terwujud menjadi sebuah kalimat yang hingga nantinya tertuang dalam sebuh tulisan. Nalar diri ini kini telah mati, tertimbun dengan logika dan angka hingga diri ini pun terperangkap di lembah matematis yang tak mungkin lagi dapat dihindari.
Hingga akhirnya nalar diri ini kembali meronta hingga akhirnya berontak karena tak ada lagi ruang untuknya berkeluh kesah menceritakan segala peristiwa yang telah diri ini lewati.
Dan inilah hasil pemberontakan yang telah dilakukan sang nalar yang telah meluluhlantahkan sang logika.
Desah Ilalang
Ntah dari mana angin itu bermuara, tapi sejuknya makin terasa menusuk sendi-sendi. Angin yang selalu membawa kesejukan di tengah teriknya matahari. Makin lama, terasa semilir angin itu telah menguasai penikmatnya, angin sepoi-sepoi yang menghanyutkan setiap penikmatnya hingga mengantarkan ke surga dunia. Bahagia rasanya walaupun rasa itu hanya semu belaka. Karena rasa itu hanya sementara, angin tak punya cukup waktu untuk tetap bertahan. Sang angin harus berkelana melanjutkan kembaranya.

Kembara Angin
Aku ada, tak kasat mata, namun tak ada satu orang pun yang dapat menjamah. Karena ada ku bukan untuk dimiliki, tapi aku ada untuk dirasa. Seakan mengikuti kodrat, sang angin hanya datang untuk sementara dan akan kembali ntah untuk kapan. Karena angin dapat begitu mudahnya hilir mudik untuk datang dan pergi tanpa sebuah beban. Bahkan angin sering kali menghilang di putaran waktu. Padahal kesejukan akan hadirku amat sangat dirindukan.

Tak ubahnya dengan sifat sang angin yang dapat dengan mudahnya berpindah tempat, maka tak jarang pula sang angin membawa kabar yang tak menentu. Karena angin tetaplah angin, datangnya selalu tak terduga begitu pula kabar yang dibawanya. Terkadang sang angin membawa berita yang membuat penikmatnya terperanga karena kabar itu melahirkan senyum serta decak tawa nun bahagia. Namun tak jarang pula, sang angin membawa kabar yang menorehkan luka yang teramat perih, hingga luka itu semakin temaram dan tak kunjung padam.

Ingin diri….
Semilir angin itu tetap ada dan menetap tanpa harus menjalani kodratnya untuk melanjutkan kembaranya. Karena semilir angin itu benar adanya membawa bahagia. Dan diri pun tak ingin bahagia itu menguap begitu saja tertelan dipusaran waktu.

Desah Ilalang
Aku ada, namun ada ku sering kali menjadi pengganggu bahkan merusak. Bukan inginku untuk menjadi perusak ataupun yang terusak, aku sama seperti yang lain. Ingin sekali dikatakan indah, hingga menyejukkan setiap mata yang memandang. Karena ketika rasa bahagia itu ada, tentunya aku turut merasakan rona bahagia itu.

Itulah ilalang…
Tanaman liar yang sering kali dianggap tanaman pengganggu namun warna hijaunya sesekali dapat menyejukkan setiap mata yang memandang. Bagi mereka yang melihat, ilalang itu nampak kokoh walaupun musin kemarau telah tergantikan dengan penghujan yang mengguyuri bumi.

Sebenarnya, segala gurat ketakutan dan ketidakberdayaannya ia sembunyikan serapat mungkin hingga semak disebelah ataupun serangga yang menghampirinya tak ada mengetahui. Pesakitan yang dideritanya karena telah terinjak, teriknya panas matahari ataupun dinginnya musim penghujan tak jua ditampakkannya. Hingga dirinya meronta karena harus menahan pesakitan seorang diri. Namun ilalang tetaplah ilalang. Berusaha untuk tetap kuat walaupun sebenarnya dirinya rapuh.

Kembara Angin
Sering sang angin berkelana, rupa-rupa banyak ditemui. Hingga sang angin terperanjat di suatu tempat di tanah lapang. Tanah lapang yang menyejukkan mata, sang angin dapat leluasa hilir mudik di hamparan nun hijau itu tanpa perlu energi lebih untuk dapat melewatinya.

Tapi di tanah lapang itu, nampaknya ada yang berbeda. Seonggok tanaman yang hijau namun ia sering kali tak dihiraukan. Ketika sang angin datang, ia meliuk-liuk dengan indahnya. Menari-nari dengan lemah gemulai seakan dirinya sangat berbahagia akan datangnya sang angin. Tak butuh energi yang besar agar tanaman kecil itu dapat menari dengan indah, cukup dengan energi sisa dari sang angin karena telah lama berkelana, tapi tanaman kecil itu telah membuat sang angin terperana.

Akankah sang angin kembara dapat tetap bertahan hanya demi sebuah ilalang?
Akankah keduanya dapat teramu dan tersaji menjadi satu?
To Be Continue…

2 Komentar »

Ide Gila Datang, Hal Konyol Pun Tercipta

Bermula dari ide gila yang diutarakan seorang teman lewat sebuah sms  Akhirnya diri ini memutuskan untuk menuruti ide gila dan konyolnya…
Diri ini pun mulai ber sms ria dengan beberapa orang rekan untuk menuruti ide gila dan konyol itu…
“Gambarkan tentang dengan satu kata…
HANYA SATU KATA”, jari-jemari ini dengan lihainya menekan huruf-huruf itu hingga terangkai menjadi sebuah kata dan pesan singkat itu diri kirimkan satu per satu pada reka-rekan terdekat. Hingga nada sms, pertanda adanya pesan baru pun serig kali terdengar, dan kemudian  satu per satu dibaca oleh diri ini….
Sontak diri ini terkejut dan tertawa ketika mebaca pesan tersebut…..
Hingga kekecewaan itu datang ketika membaca pesan dari orang yang amat sangat diri ini tunggu jawabanya kala itu. Hanya empat huruf yang dikirimya, untuk menggambarkan diri ini. Hingga tanpa sadar bulir-bulir air mata itu jatuh tanpa terasa. Kecewa???Yach  itulah hal yang diri ini rasakan.
Hingga satu pertanyaan muncul dalam benak diri, apakah diri ini seperti apa yang mereka katakan???Apakah diri ini seburuk itu??? Ataukah diri ini sebaik yang mereka katakan???
Entahlah…diri ini sudah tidak mau memusingkannya lagi….walau sempat ada rasa kecewa itu…..

Karena sudah tidak ingin terlalu larut dalam kesedihan, akhirnya pun diri ini mulai menganalisa satu persatu penggambaran yang dilontarkan oelh reka-rekan kala itu….

1.Kurus Kerempeng…
Kata-kata hampir mendominasi di setiap pesan yang terkirim oleh    rekan-rekan kala itu. Tapi diri ini juga tak dapat memungkiri bahwa diri ini memang begini adanya, kurus kerempeng. Maklumlah diri ini memang males untuk makan apalagi ketika masalah makin menumpuk tugas makin menggila.    Hingga tak jarang pula diri ini terserang sakit….
Whehehehe….^_^”
2. Aneh
Yach, hampir setiap orang mengatakannya. Diri ini juga bingung, apa yang aneh dengan diri ini? Mungkin ada yang bisa menjelaskan apa yang aneh dengan diri ini???
3. Cengeng
Kalau untuk hal yang satu ini, memang tidak perlu ditutupi lagi. Diri ini termasuk orang yang berkategori cengeng. Tapi hal ini sering kali diri tutupi di depan orang kebanyakan hingga orang kebanyakan mengetahui diri kuat tegar tahan badai. padahal sebenarnya tidak. Diri cukup rapuh bak sebuah ilalang. Rapu
4. Pasrah
Pasrah dengan keadaan jika bertemu dengan permasalahan yang kian meruncing. Jika sudah demikian, maka untuk penghilang rasa penat satu-satunya adalah menangis.
5.Maaph
Kata-kata ini sering kali diri ini lontarkan ketika lelaku dari diri ini salah atau hanya tutur ucap yang mungkin tak berkenan di hati orang lain. Bukannya hanya sekedar ucap yang sering kali lontar. Melankan penuturan yang tulus ikhlas dari ini. Jika orang lain beranggapan mudah sekali diri ini mengutarakan kata maaph ,tak lain karena diri ini hanyalah manusia biasa yang sering kali khilaf…
Bukan hanya untuk sekedar main-main belaka.
6. Rajin
Maybe Yes Maybe No…
No comment
7.Dermawan
Mungkin rekan satu ini yang menuturkan hanya berlebihan karena nyatanya diri ini hanya manusia biasa.
8. Berharga
Itulah kata yang dilontarkan seorang teman yang tinggal di tempat yang jauh. Namun keberadaanya masih tetap saja dekat. Dirinya mengatakan  bahwa diri ini sangat berharga bagi dirinya untuk seorang teman. Dan ketika alasan itu keluar dari dirinya air mata pun sontak menetes membasahi lesung pipi.
9. Muslimah
Y Pasti….Hingga akhir hayat diri ini tentunya
Kata ini dikirimkan oleh seseorang yang hingga kini raganya pun belum diri ini jumpai. Akan tetapi dirinya selalu bersedia menampung segala keluh kesah diri ini. Memberikan nasehat bijaknya kala diri ini mengalami keterpurukan. (Terima kasih banyak telah menjadi pengingat)

Pertanyaan selanjutnya, setelah membaca artikel ini. Terserah bagaimana rekan-rekan mengambarkan tentang diri ini.
Karena sejatinya diri ini adalah manusia biasa yang tak luput dari segala khilaf ^_^”

1 Komentar »

Ada Yang Tahu Makna Cinta????

Mungkin pertanyaan nich dah lazim ditanyakan oleh kebanyakan orang…

Tapi tetap saja pertanyaan nich belum punya jawaban yang jelas, runut hingga dapat diterima oleh akal yang sehat. Kebanyakan orang yang pernah mengalaminya (orang-orang terdekat dari diri ini yang baru saja pernah mengalaminya) terkadang mereka bahagia luar bahagia. Bak para pemenag lotre yang baru saja mendapatkan undian milyaran rupiah. Tapi banyak pula dari mereka yang hingga saat ini berlumuran air mata, menangisi, menyesali segala yang terjadi hingga ada pula yang sempat patah arang, tak bernyawa.

Ingin rasanya tuk dapat membantu mereka meyelesaikan masalah itu hingga senyum dari mereka pun dapat diri ini temukan lagi nantinya….

Tapi apalah daya yang bisa diri ini lakukan…toh diri ini hanya manusia kecil yang tak berdaya. Mengatasi masalah diri sendiri pun masih kalang kabut, hingga berat terasa walaupun hanya untuk sebuah senyuman yang mungkin bagi orang lainlebih bermakna….

Walaupun demikian, diri ini ingin sekali melihat orang-orang disekitar dapat tersenyum bahagia tidak seperti diri ini…

(masih tahap editing, insyaAllah bakal mo dilanjutin)

2 Komentar »

Keluarga Kecil Itu, ITS Online

Setelah beberapa tahun berdomisili di Surabaya tuk meraih masa depan, akhirnya diri ini menemukan keluarga kecil yang lain, yakni keluarga ITS Online. Dimana dengan keluarga nun kecil itu, diri ini merasa nyaman karena memiliki family seperti mereka.

Memang diantara kami tak ada ikatan darah ataupun hubungan keluarga,(kecuali Pak Johan dan Yudha, mereka bersaudara) akan tetapi hal itu tak menjadi masalah bagi kami karena kami telah memiliki yang lebih kuat dari pada itu, yakni ikatan batin yang dimiliki satu dengan yang lainnya.

Kami pun seakan tak lagi peduli dari mana kami berasal dan bagaimana latar belakang satu dengan yang lainnya. Karena saat ini kami telah menjadi telah satu, satu keluarga. Walaupun tak ada pengakuan resmi untuk itu, tapi saya pribadi yakin tiap-tiap personal akan beranggapan sama seperti diri ini. Menganggap bahwa keluarga kecil itu ada di Lantai 6 Perpustakaan Pusat ITS.

Mungkin orang lain, beranggapan ruangan yang terletak paling pojok kanan setelah keluar dari lift lantai 6 adalah sebuah kantor, walaupun dengan ruangan yang sangat terbatas tentunya. Tapi bagi kami, ruangan yang berukuran mini ini adalah rumah kedua bagi kami, yakni penghuni ITS Online.

Tak ada ubahnya dengan kantor-kantor keredaksian lainnya. Yang ada hanyalah meja redaksi untuk rapat beserta kursinya, beberapa komputer lawas salah satu sarana yang dimiliki keluarga kecil ini untuk menunaikan kewajibannya, yakni menulis berita (selain nonton film ataupun sekedar ngenet tentunya) serta ruangan kecil untuk melepaskan penat ataupun menunaikan shalat. Memang tak ada perabotan lux atau mewah di dalamnya, tapi bagi kami itu semua serasa sudah cukup.

Layaknya sebuah keluarga, dengan ruangan yang berukuran ……ini kami bercengkrama satu dengan yang lain. Dan biasanya, dimulai dari sekedar cerita-cerita kecil penghilang rasa penat seharian, humor-humor kecil yang terlintas karena melihat polah salah satu penghuni ITS Online hingga diskusi-diskusi kecil yang tak kunjung ditemukan mana ujung pangkalnya, (nggacor, mengutip kata-kata oleh satu penghuni ITS Online). Tapi berkat rutinitas seperti inilah kedekatan diantara kami semua seakan tiada habisnya.

Rumah sekaligus kantor ini berpenghuni empat belas anak manusia dan beberapa waktu lagi rumah kecil kami akan mendapati anggota keluarganya yang baru. Diri ini pun mengakui, walaupun kami jarang bertemu dengan anggota keluarga yang komplit, karena kesibukan kami yang berbeda satu dengan yang lainnya. Tapi berkat Open Recruitmen Reporter ITS Online yang diadakan beberapa waktu lalu, membuat kami dapat berkumpul bersama. Hingga menghasilkan jepretan foto keluarga nun kecil itu.

Ada pepatah yang mengatakan tak kenal maka tak sayang. Oleh karena itulah, diri ini akan memperkenalkannya. Maka diri akan memperkenalkan angota keluarga ITS Online…..

Yang di tuakan:

Pertama. Jujur, diri ini tak begitu banyak mengenal Bapak satu anak ini. Tapi Bapak ini amat sangat disegani di rumah(Kantor ITS Online, Red). Karena Bapak yang bernama lengkap. Bekti Cahyo Hidayanto ini merupakan pimpinan kami. Segala keputusan bijaksana untuk kepentingan kantor ada di tangannya. Memang, akhir-akhir ini Beliau jarang megunjungi kami di rumah (Kantor ITS Online, Red) karena kesibukannya yang sangat padat. Tapi perlu diajungi jempol, dengan kesibukannya yang teramat padat ini, Pak Bekti sapaannya, masih dan selalu mengontrol dan mengawasi kami, walaupun jarang pula bersentuhan langsung dengan kami.

Kedua.Johan Asa Agusta. Anggota keluarga kami sering kali menyebutnya Bapak tapi banyak pula yang menyebutnya dengan sapaan Mas, mungkin karena usianya yang masih muda. Pria berzodiak Leo lebih banyak melanglang buana di ITS Online hingga akhirnya beliau diamanahi menjabat sebagai Wakil Pimpinan Redaksi. Beliau juga memiliki peran layaknya seoarang Bapak, selain mengurusi masalah keredaksian tentunya, masalah kerumah tanggaan di rumah kami, selalu dapat ditangani beliau dengan bijaksana. Kehadirannya selalu di cari-cari terutama di awal bulan hingga pertengan bulan, karena kehadirannya selalu di nantikan hampir oleh seluruh penghuni ITS Online, terutama penghuni ITS Online Miss Emosi( Keterangan Miss Emosi ada di bawah). Karena beliau juga yang berkewajian membagi-bagikan HR untuk seluruh penghuni ITS Online.

Pria yang memiliki nama lengkap Marji Wegoyono merupakan orang ketiga yang dituakan di rumah kami. Saat ini, beliau sudah non aktif menjadi akademisi ITS, akan tetapi beliau masih tetap saja mengunjugi rumah kecil di Perpustaan lantai 6. Dan untuk saat ini, selain menjadi Kakak bagi kami semua yang relatif masih muda di bawahnya. Beliau juga menjabat sebagai Redaktur. Alumnus D3 Computer Control ini, termasuk orang yang humoris diantara kami semua. Hingga tak jarang pula kami sering kali terpingkal-pingkal karena leluconnya. (Belum bisa menampilkan foto beliau, susah nyarinya….)

Selanjutnya Hanif Santoso. Pria keempat yang di tuakan di rumah kami ini, selain Kakak kedua, pria ini menjabat sebagai koordinator liputan. Karena amanah yang ia pegang, tak jarang pula bagi kita yang muda(Reporter) sering mendapatkan sms ataupun telpon mendadak dari pria yang sering di sapa Hanif ini. Bukan sms ataupun telepon yang sering dilakukan seorang Kakak untuk adik-adiknya, melainkan sms ataupun telepon yang mengingatkan kami yang muda akan kewajiban untuk liputan ataupun desakan deadline yang menggila. Mungkin hampir separuh hidup, mahasiswa Geomatika ini bergulat dengan dunia fotografi. Dan satu lagi, mungkin bisa dianggap penting. Menurut salah seorang teman, pria asal Situbondo ini termasuk orang yang cool, entah dari sudut pandang mana. Dan kata-kata khas yang sering dia lontarkan adalah “nda”, entah maksudnya apa, tapi kata-kata ini selalu ia ucapkan.

Berikutnya Ayos Purwoaji. Menurut diri ini, selain sebagai Kakak di rumah nun kecil itu dan juga Redaktur. Ia merupakan guru bagi diri ini. Hingga tak jarang pula, diri ini menyebut mahasiswa desan Industri ini dengan sebutan Suhu(Guru). Suhu yang sering kali mengajarkan diri ini tentang tulis menulis walaupun hanya sekedar menjawab pertanyaan yang sering diri ini lontarkan untuk membantu rampaungnya essay atau opini yang akan diri tulis nantinya. Hingga memberikan masukan positif atau negatif dari tulisan yang sering kali diri ini tulis. Mungkin julukan yang tepat untuk menggambarkan pria asal Jember ini adalah manusia freak. Tapi menurut teman satu jurusan, pria berkacamata ini termasuk typical orang yang enak di pandang mata. Entah, itu benar atau tidaknya.

Dan berlanjut dengan Labib Fayumi, orang yang dituakan dengan nomor urut keenam. Perlu diajungi jempol untuk hobi Kakak yang satu ini yakni suka nonton film, hingga julukan seorang Sufi(Suka Film) ia sandang. Selain itu pula, ia termasuk Kakak paling lucu dinatara Kakak yang lainnya. Oy, ada isu terhangat tentang Kakak yang juga menjabat sebagai Redaktur ini, ketika diri ini memutuskan untuk menuliskan keluarga kecil ini. Mahasiswa Teknik Informatika ini sedang terkena virus merah jambu, dan kini dia benar-benar sakit hingga badannya pun sempat pucat dan lemas. (Semoga cepat sembuh Kakak ^_^)

The last, Emal Zain MTB. Pria asal Riau ini, selain bijaksana ia juga termasuk orang pendiam. Tak banyak kata-kata yang sering terlontar darinya, kecuali jika ia lagi moody untuk berbicara. Dan dalam waktu dekat,ia akan menjabat sebagai redaktur di rumah. Hobi utamanya selain makan tentunya ia juga menyeimbangi otak nya dengan melahap buku-buku berat untuk dibaca. Hingga ia pun memiliki pustaka pribadi. Tapi ada kalanya, banyolan mahasiswa Teknik Sipil ini sering kali membuat penghuni di rumah terpingkal-pingkal pula karenanya.

Dan beralih kepada angkatan muda….

Bahtiar R Septiansyah, masih menurut teman, ia termasuk orang yang di segani. Banyak orang salut kepada rekan yang satu ini. Selain karena ia aktifis kampus di Legislatif Mahasiswa dan aktivis Jemaah Mesjid Manurui Ilmi, tulisannya pun banyak di kagumi teman sejawatnya. Pria dari Depok ini, sangat menggilai bola, selain itu pula ia juga sering kali memberikan hiburannya yang mungkin terasa garing tapi sering kali membuat kami tertawa. Menurut Bahtiar sapaanya, saat ini dia sedang kuliah di ITS Online sedangkan Teknik Perkapalan merupakan UKM yang sedang ia tekuni.

Selanjutnya, Fajjar Nuggraha. Mahasiswa Teknik Sistem Perkapalan ini termasuk penghuni setia di rumah. Mulai hari senin hingga Jumat ia habiskan waktunya di rumah. Pria dari tanah Borneo ini, untuk tahun ini sedang menggila dengan tugas-tugasnya. Ada isu terhangat pula untuk pria yang satu ini, ternyata pria yang kerap disapa fajar ini harus berjuang mati-matian bersaing dengan hanif yang untuk memperebutkan Dhi Ajeng (Ayos, Red). Sebagai penjelasan tambahan, Ayos dan Hanif bagaikan lem dan perangko mereka berdua amat sulit untuk dipisahkan. (Fajar berjuanglah untuk dapatkan Dhi ajeng…Whehehe)

Dan satu lagi pria yang termasuk angkatan muda. Januar Indra Y, atau lebih dikenal si raja Mangrove, hampir segala sesuatu yang berbau mangrove selalu diminatinya, hingga akhirnya mahasiswa Biologi berhasil brekreasi dengan mangrove hingga menjadikannya sebuah syrup. Pria yag juga memiliki kekerabatan dengan Pak Johan ini, memilki kegemaran menyenadungkan lagu ”Lintang” dari Ost. Laskar Pelangi. Bhakan pria asal Sidoarjo ini bisa jingkrak-jingkrak ditambah dengan mimik tak berdosa pula ketika menyenandungkan lirik lintang.

Setelah tentang para Kuam Adam, berikutnya giliran Kaum Hawa ITS Online…

Sebelumnya, perlu diakui ITS online selalu seja krisis perempuan, hingga tak jarang pula kami para kaum sering kali mengalami diskriminasi sosial oleh mereka para Kaum Adam. Oy, catatan penting lainnya, karena perempuan di rumah kami sangat terbatas. Di keluarga nun kecil itu, kami juga tak memiliki Ibu ataupun perempuan yang dituakan.

Oke, tak perlu berlama –lama, selanjutnya

Miss Emosi, alis Nur Rahma F…., Mahasiswa Teknik Lingkungan ini juga memiliki hobi hampir serupa dengan salah satu Kakak, yakni Labib Fayumi, yakni suka nonton film. Dan kata-kata ampuh yang sering terlontar darinya adalah ESMOSSI….Keberadaanya pun selalu menghibur suasana di rumah, karena berkat tingkah polahnya, membuat mahasiswa yang kerap disapa pipit ini sering di dzalimi oleh yang lain, sebagai bahan lelucon.(Phit, mohon maaf y untuk segalanya….^_^)

Berikutnya Tyzha Inandia…Kaum hawa asal Borneo yang juga msih punya keturunan arab ini juga meliki kepribadian unik. Selain karena gampang panik, ia juga termasuk orang yang susah di tebak, kadang garing kadang juga bisa diajak buat seru-seruan. Mahasiswa yang kering disapa Tyzha ini, juga hobi makan yang tentunya bersaing dengan Miss Emosi sesama Kaum Hawa tentunya. Oy, saat ini mahasiswa Desain Komunikasi Visual ini sedang bingung mencari isu terhangat untuk diangkatnya menjadi seuah opini hingga nantinya akan di post kanya di web ITS. (Tyz, kita tunggu lho opininya….^_^)

Giliran selanjutnya, Hana Qudsiah. Kadang kala Mahasiswa Teknik Kelautan ini lugu dan polos hingga tak jarang ia pun menjadi bahan yang menarik untuk sekedar lelucon di rumah. Makanan yang paling digemari, perempuan asal Depok ini adalah sereal ataupun makanan sejenis bubur yang lainnya. Dan ia juga merupakan rekan yang rela menemani diri ini waluapun hanya sekedar shalat berjemaah ataupun menemani diri ini untuk turun dari lantai jika malam menjelang. Karena ia merupakan saturekan yang mengerti bahwa diri takut akn gelap.

(Hana, Terima kasih banyak untuk segalanya ^_^)

Selanjutnya tentang diri ini…

Tak ada banyak yang bisa diri ungkap disini. Jadi lebih baik berkenalan langsung saja dengan orangnya….

Gimana????

^_^

Oya…Harapan Kecil Semoga Dapat Terwujud…

“Semoga Keluarga Nun KEcil ini dapat terus terjaga…Amien…”

9 Komentar »

Sang Pemimpi

Sobat…

Takmau memungngkiri bahwa diri ini adalah seorang pemimpi. Pemimi yang menginginkan segala kemauannya dapat terwujud menjadi sebuah realita yang nyata. Dan mimpi itu, di mulai ketika diri ini merencanakan masa depan. Masa depan yang sungguh gemilang dengan segala kebahagiaan lahir dan batin. Meraih cita-cita demi dan hanya untuk orang tua tercinta, berharap kelak dengan segala benih yang diri ini tanam dapat embuahkan hasil yang maksimal. Dan hingga kini diri ini pun masih tertidur pilas dengan mimpi tersebut.

Masih tentang anak manusia yang pemimpi….

Badan ini masih tergolek nyaman dengan buayan mimpi, sehingga imajinasi yang ada selau berimprovisasi dengan realita. Sehingga diri pun mulai memimpikan bahwa kelak imam dimpikan akan segera datang. Karena sang pemimpi ini tahu bahwa, kebahagiaan yang harus diraih tak hanya untuk kedua orang tua tapi juga untuk dirinya.Lama pula diri ini terbuai dengan mimpi-mimpi kosong yang tak kunjung menjadi realita yang nyata. Hanya bualan abstrak yang terus saja membodohi diri.

Sobat….

Tahukah Engkau….

Mimpi tetaplah mimpi….

Hanya memberikan kesenangan sesat…

Mimpi akan menjerumuskan ke dalam lembah, sehingga engkau tak sanggup lagi untukkeluar dari lembah…

Sobat…

Kebahagiaan yang hakiki itu akan datang dalam realita…

Karena keringat yang kau cucurkan serta ribuan doa yang anjatkan di hadapan Sang Khaliq…

Sobat…

Berhentilah bermimpi, karena jika mimpi tak sesuai dengan realita rasanya akan tersa amat menyakitkan….

Sudah saatnya engkau bangkit menggapai cita cinta harapan serta kebahagiaanmu….

3 Komentar »

Ebu..

Ebu..

Manabi agambarragi parassa…

Tantona adha’ sengabidha agi Ebu sareng ebu se laennna…

Kasabaran Ebu ngadhepi sadajana ujian sareng kasabaran Ebu ngaladi ta-potrana tantona adha’ tandhingganna.

Ebu bakal usaha te-matean kaanguy dha’ sadaja potrana, sampek ta’ pedhuli pole sareng kesennengan Ebu.
Mator Sakalangkong dha’ sadajana pangorbanan se ampon ebu parenge kaangguy ta-potrana Ebu..

Ebu, potra-potre Ebu, tantona bakal usaha agi se paleng bagus kaangguy  Ebu…

Ebu,potra-potre Ebu nyo’on pangapora se raja manabi badha totor oca otaba tengkapola se korang teppa’…

Kaula dibhi’ tantona bakal usaha maksimal kaanguy ma senneng Ebu…Karana Ebu se paling utama tantona selaen Allah SWT….

“Ya Allah, Ya Rabb

Lindungilah dan sayangilah Ibu dan Bapak hamba, sebagaimana mereka telah menyayangi hamba…

Tempatkanlah keduanya di Surga Firdaus Mu. Dan jadikanlah hamba orang” yang selalu di jalan Mu…

Amien…”

2 Komentar »

Inikah Rasanya

“Apakah dirinya pernah merindukan diri ini???”,

“Apakah dirinya pernah memikirkan diri ini seperti diri ini mengkhawatirkan dirinya???,

Sungguh pertanyaan seperti ini sering kali muncul dalam benak diri. Manakala diri ini sangat merindukan dirinya. Memang tak seharusnya diri ini seperti ini, apalagi diri ini bukanlah golongan orang yang terpenting bagi dirinya. Tapi, diri pun tak kuasa. Yang bisa dilakukan hanya tetap memendamnya, hingga tak ada yang satu orang pun yang tahu.

Derai air mata pun selalu membasahi pipi, manakala diri ini mengingatnya. Tapi diri ini hanya bisa mengadu kepada Sang Khaliq. Walaupun diri ini masih belum jua menemukan jawabannya, tapi diri ini yakin inilah yang terbaik. Hingga Sang Khaliq pun memberikan jawaban yang tepat dan sesuai dengan pengaduan seorang hamba kepada Sang Penciptanya.

Walau terkadang tak bisa diri ini pungkiri, rasa iri muncul tatkala melihat yang lain telah menemukan jawaban atas permohonan untuk teman hidup. Tapi diri ini juga sadar bahwasanya diri ini tak boleh demikian karena setiap keturunan Nabi Adam telah ditentukan jalannya masing-masing. Apalagi diri ini hanyalah seorang perempuan, yang harus perpegang teguh pada nilai agama.

Banyak hal bodoh yang sering diri ini lakukan, padahal tidak seharusnya diri ini melakukan yang demikian. Walaupun itu hanya sekedar memeberikan perhatian untuk dirinya yang mungkin  tak pernah ia sadari  atau bahkan mengadu pada dirinya baik suka maupun duka yang telah diri ini alami.

Awal…memang tak ada yang istimewa dari dirinya sejak awal kami bertemu hingga berteman. Bisa dikatakan kami pun sangat akrab, baik untuk seorang teman ataupun hubungan antara seorang adik dan kakaknya. Tapi kini, diri ini merasakan hal yang berbeda. Akhir-akhir ini, diri ini sudah merasakan semakin jauh dari dirinya, hingga hubungan komunikasi kami hanya sebatas seperlunya. Sungguh, hari-hari yang berlalu terasa semakin berat untuk dijalani, terlebih sikapnya yang demikian.

Ya Rabbi….Apakah begini rasanya yang namanya jatuh cinta????.

Tuntunlah hambaMu ini agar tidak tersesat dari jalanMu….

1 Komentar »

SALAM KENAL….

Asalam.

Salam kenal untuk seluruh pengunjung….

Semoga dengan adanya Blog ini dapat memeberikan manfaat….

Tapi sebelumnya saya mohon maaf belum dapat mengotak-otik blog ini dengan sebaik mungkin….

1 Komentar »