Uniqmanusia’s

Tinta Kecil Luapan Hati Anak Manusia

Hanya Raga Tanpa Jiwa

Rasanya beban diri ini terasa terlalu berat. Badai itu terus saja menghujani diri. padahal tak ada amunisi bahkan benteng pertahan ndiri p[un tak ada. Air mata saja, rasanya tak cukup, pernah terlintas untuk berbagi dengan yang lainnya. tapi ketika diri ini memutuskan untuk berbagi dengan yang lain. Yang diri ini dapatkan bukanlah solusi dari masalah diri ini atupun sekedar motivasi untuk berjuang menghadapinya. Melainkan gelegar petir yang menyambar di tengah teriknya panas matahari.

Ouwh….rasanya benar-benar sakit dan tak percaya. Mungkin “saking” sakitnya hingga air mata ini seakan enggan lagi untuk meneteskan bulir-bulirnya di pipi kala itu. mungkin orang lain, akan menganggap bahwa diri ini kokoh hingga mereka seakan tak lagi peduli dengan rasa sakit yang diri hadapi.

Tapi sungguh, diri ini benar-benar rapuh bahkan seakan-akan diri ini tak dapat lagi berdiri dengan tegak, memantapkan langkah untuk meraih masa depan pun sekan berlalu begitu saja. namun di sisi lain, diri ini harus memainkan peran yang lain dengan memberikan lakon sebaiknya-baiknya lakon. Karena di luar sana berjuta-juta “penonton” berharap-harap dengan cemas menunggu atraksi selanjutnya.

Hhhhh…..sungguh diri ini gamang dan juga bingung, apa yang seharusnya diri ini perbua serta tak tahu langkah mana yang yang harus di ambil. rsa takut itu terus saja membayang-bayanggi diri di setiap jejak langkah.

Hingga diri ini pun tersadar bahwa, hanya ada satu tempat untuk melabuhkan segala masalah. tak peduli ringan ataupun beraty sekalipun. Karena memang hanya Dialah sejatinya tempat berlabuh segala jenis perahu. dan diri ini yakin seyakin-yakinya. Dia akan mampu problem solver dengan caraNya Yang Maha Agung .

“Ya Rabb…..Hamba mohon kuatkanlah hamba untuk menghadapi segala cobaan Mu serta berikanlah petunjuk Mu agar hamba Mu ini dapat melalui ujian Mu”

3 Komentar »